Cara mencegah impotensi

Cegah Impotensi dengan Lakukan Hal Ini

Mencegah lebih baik daripada mengobati, begitu kata peribahasa. Peribahasa tersebut belaku untuk banyak hal, termasuk untuk impotensi atau disfungsi ereksi. Maka untuk menghindari disfungsi ereksi, lakukan langkah-langkah pencegahan sedari dini.


Cara Mencegah Impotensi

Impotensi merupakah kondisi yang cukup umum. Pria berusia 40 tahun ke atas memang memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami impotensi, tetapi kondisi ini juga bisa terjadi pada pria yang lebih muda. Kabar baiknya, hal ini bisa dicegah sedari dini.

Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menghindari impotensi:

1. Diet atau Mengatur Pola Makan

Makanan yang Anda konsumsi setiap hari memiliki andil besar terhadap kesehatan organ reproduksi. Untuk menghindari disfungsi ereksi, biasakan makan makanan alami dengan gizi seimbang seperti sayuran, buah-buahan, ikan, dan kacang-kacangan. Daging merah aman dikonsumsi sampai porsi tertentu.

Hindari terlalu banyak mengonsumsi makanan olahan atau yang mengandung zat pengawet. Konsumsi gula dan makanan manis juga perlu dibatasi.

Selain jenis makanan, cara penyajiannya pun turut berperan. Hindari gorengan atau makanan yang terlalu banyak mengandung lemak dan minyak.

Baca juga: Daftar Makanan Penyebab Impotensi

2. Olahraga Rutin

Olahraga secara rutin bermanfaat untuk menurunkan berat badan, membakar lemak, menurunkan tekanan dan gula darah, meningkatkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh (termasuk penis), dan meningkatkan kesehatan jantung. Selain itu, olahraga adalah cara alami untuk meningkatkan kadar hormon testosteron dan menurunkan risiko diabetes.

Baca juga: Manfaat Yoga untuk Mencegah Impotensi

3. Berhenti Merokok

Kandungan nikotin dalam rokok berbahaya bagi kesehatan organ reproduksi. Merokok juga berpotensi menyebabkan penyakit jantung, hipertensi, dan diabetes. Ketiganya memiliki kaitan erat, menjadi salah satu faktor penyebab impotensi.

Maka dari itu, jika ingin mencegah impotensi, sebaiknya berhenti merokok.

4. Menurunkan Berat Badan

Obesitas merupakan salah satu faktor penyebab disfungsi ereksi. Itu sebabnya mengapa menurunkan berat badan dapat mencegah disfungsi ereksi. Selain itu, menurunkan berat badan juga berpengaruh baik terhadap kesehatan secara umum.

Baca juga: Waspada, Obesitas dapat Sebabkan Impotensi

5. Hindari Hipertensi

Tekanan darah tinggi merusak pembuluh darah, mengurangi aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk penis. Pembuluh darah yang mengeras dan menyempit membuat darah sulit mengalir ke penis sehingga penis jadi sulit ereksi.

Baca juga: Waspada, Hipertensi Dapat Menyebabkan Impotensi

6. Menjaga Kolesterol

Tingginya kadar kolesterol juga dapat menyebabkan impotensi. Cara paling baik untuk menjaga kadar kolesterol adalah dengan menjaga pola makan dan olahraga.

7. Hindari Minuman Beralkohol

Minum minuman beralkohol dalam jumlah besar dapat menyebabkan penis sulit ereksi. Sebuah studi meneliti 50 ribu orang pria dan menemukan bahwa 50% lebih pria yang kecanduan alkohol mengalami disfungsi seksual. Disfungsi seksual yang dialami responden dengan kecanduan alkohol bervariasi, lebih dari seperempatnya mengalami impotensi.

8. Cek Hormon Testosteron

Hormon testosteron akan menurun seiring bertambahnya usia. Testosteron memegang peranan penting dalam fungsi seksual pria, di antaranya gairah seksual dan mekanisme yang memengaruhi ereksi. Jadi, untuk menjaga performa di ranjang, sebaiknya cek kadar hormon testosteron secara rutin.

9. Cek Efek Samping Pengobatan

Beberapa jenis pengobatan memiliki efek samping dan dapat berpengaruh kurang baik terhadap fungsi seksual. Misalnya obat antidepresan, beberapa jenis obat diabetes, dan sebagainya. Jika Anda tengah dalam pengobatan penyakit tertentu, langkah paling baik adalah selalu konsultasikan dengan dokter tentang efek sampingnya.

10. Mengurangi Stres

Impotensi tak hanya disebabkan oleh faktor biologis, tetapi juga oleh faktor psikologis. Depresi, stres, kecemasan, dan gangguan psikologis lainnya dapat berpengaruh buruk pada fungsi seksual. Untuk mencegah impotensi, sebaiknya hindari dan kurangi stres. Atau jika Anda kesulitan menangani masalah psikologis, segera konsultasi dengan psikolog atau psikiater.


Demikian cara mencegah impotensi yang bisa Anda praktikkan. Namun, bila Anda mengalami disfungsi ereksi, segera konsultasikan dengan dokter ahli kami agar mendapatkan penanganan dan pengobatan yang tepat. (eL/Foto: Pexels)

Disfungsi Ereksi, Lemah Syahwat

Referensi:

  1. Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/erectile-dysfunction-ring-5209529. Diakses pada 27 Januari 2022.
  2. Bauer SR, Breyer BN, Stampfer MJ, Rimm EB, Giovannucci EL, Kenfield SA. Association of diet with erectile dysfunction among men in the Health Professionals Follow-up Study. JAMA Netw Open. 2020;3(11):e2021701. doi:10.1001/jamanetworkopen.2020.21701
  3. Vaamonde D, Garcia-Manso JM, Hackney AC. Impact of physical activity and exercise on male reproductive potential: a new assessment questionnaire. Rev Andal Med Deport. 2017;10(2):79-93. doi:10.1016/j.ramd.2016.11.017

Kembali GAGAH dalam 3 hari!

Temukan Solusi untuk Impotensi dan masalah kejantanan lainnya dengan Konsultasi GRATIS hanya di Klinik Lelaki.

Leave a Comment