Kecanduan Pornografi, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Pornografi bukanlah tentang benar atau salah karena bagi sebagian orang pornografi bisa diterima sedangkan bagi sebagian yang lain tidak. Terlepas dari masalah moral dan legalitas, pornografi memiliki efek berbeda pada setiap orang. Ada yang berpengaruh baik, misalnya meningkatkan gairah seksual, ada juga yang justru memberi pengaruh buruk, salah satunya menyebabkan kecanduan.


Apa Itu Kecanduan Pornografi?

Meskipun kecanduan pornografi belum ditentukan sebagai kondisi yang dapat didiagnosis, tetapi perilaku ini telah dikategorikan sebagai “perilaku yang problematik”. Dengan kata lain, bermasalah.

Kecanduan pornografi adalah perilaku kompulsif (dorongan yang teramat kuat) terhadap konten pornografi sehingga mengakibatkan ketergantungan. Sama seperti kasus kecanduan lainnya, “pecandu” pornografi memiliki minat yang berlebihan terhadap konten porno dan tidak bisa atau sulit mengendalikannya.

Pada beberapa orang yang mengonsumsi konten porno secara “wajar”, hal ini bisa membantu kehidupan seksual, tidak begitu pada mereka yang kecanduan. Orang yang kecanduan pornografi cenderung tidak bisa menghentikan atau mengendalikan hingga hal ini mengganggu kehidupan pribadi, karier, bahkan memicu perilaku berbahaya lainnya.

Kecanduan pornografi bisa terjadi pada pria, juga bisa terjadi pada wanita.


Gejala Kecanduan Pornografi

Berikut beberapa gejala atau tanda-tanda kecanduan pornografi.

  • Anda selalu memikirkan hal porno atau tayangan porno meskipun tidak sedang menontonnya.
  • Menonton porno lebih sering bahkan di tempat-tempat yang -katakanlah- tidak seharusnya. Misalnya di tempat kerja, ketika berada di ruang publik seperti di transportasi umum.
  • Harus selalu menonton film porno agar terangsang.
  • Merasa kurang puas dengan pasangan dan mulai membandingkan dengan tayangan porno.
  • Mencoba untuk berhenti menonton film porno tetapi tidak berhasil dan terus menontonnya.
  • Merasa marah atau gelisah jika sehari saja tidak menontonnya.

Penyebab Kecanduan Pornografi

Kecanduan pornografi bisa disebabkan oleh banyak hal, berikut beberapa di antaranya:

1. Faktor Biologis

Perbedaan dalam struktur otak atau kimia dapat membuat beberapa orang lebih mungkin untuk mengembangkan kecanduan. Dengan kata lain, beberapa orang lebih mudah kecanduan terhadap pornografi, sedangkan yang lain tidak.

2. Pengaruh Budaya

Sikap sosial dan budaya yang tidak sehat atau tidak realistis tentang seks dapat berkontribusi pada penggunaan pornografi.

3. Kondisi Mental

Orang yang memiliki masalah dengan kecanduan atau kondisi mental lainnya berisiko juga kecanduan pornografi.

4. Masalah dalam Hubungan

Beberapa orang yang memiliki masalah seksual dan hubungan dengan pasangan mungkin saja menonton atau mengonsumsi pornografi sebagai pelarian.


Mengatasi Kecanduan Pornografi

Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi kecanduan pornografi.

1. Mencari Bantuan Ahli

Hingga saat ini, kecanduan pornografi tidak (atau belum) dikategorikan sebagai masalah mental. Tetapi Anda bisa berkonsultasi kepada ahli, psikolog atau psikiater, jika merasa kesulitan mengendalikan keinginan untuk menonton konten porno.

2. Mengubah Lingkungan

Hindari pemicu yang mungkin memotivasi Anda untuk melihat pornografi. Lakukan perubahan pada pengaturan di komputer, telepon, atau layanan internet Anda agar lebih sulit untuk melihat pornografi.

3. Mencari Pengalihan

Jika Anda terus-menerus tergoda untuk menonton tayangan porno, carilah kesibukan lain sebagai pengalihan. Misalnya melakukan hobi, berkumpul dengan keluarga atau teman, dan kegiatan positif lainnya.

4. Olahraga

Selain bermanfaat untuk kesehatan, olahraga juga bisa membantu Anda mengatasi kencaduan pornografi. Olahraga akan membuat Anda tetap aktif secara fisik sehingga energi disalurkan dengan cara yang lebih produktif.

Baca juga: Olahraga Kardio Membuat Seks Lebih Hebat

Referensi:

  1. Sharpe M, Mead D. Problematic Pornography Use: Legal and Health Policy Considerations. Curr Addict Rep. 2021;1-12. doi:10.1007/s40429-021-00390-8
  2. Camilleri C, Perry JT, Sammut S. Compulsive internet pornography use and mental health: A cross-sectional study in a sample of university students in the United States. Front Psychol. 2021;11:613244. doi:10.3389/fpsyg.2020.613244

Kembali GAGAH dalam 3 hari!

Temukan Solusi untuk Impotensi dan masalah kejantanan lainnya dengan Konsultasi GRATIS hanya di Klinik Lelaki.

Leave a Comment